Tips Info Review Online

Beriman Kepada Qada dan Qadar

Seseorang dikatakan beriman apabila meyakini dan mengimani semua rukun iman. Orang yang beriman disebut mukmin. Beriman Kepada Qada dan Qadar artinya meyakini bahwa semua yang terjadi di alam tunduk pada aturan yang ditentukan Allah Swt. dengan demikian, kekuasaan dan kehendak Allah Swt. sangatlah mutlak. Tidak ada yang dapat menyamai-Nya. Jika ada orang yang tidak mempercayai adanya qada dan qadar maka ia belum dikatakan beriman. Dengan demikian seseorang itu dikatakan telah beriman bila telah mengimani semua rukun iman.

Kita harus meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swa. telah menentukan segalanya bagi makhluk-Nya. Walaupun demikian, tidak berarti manusia hanya tinggal diam dan menunggu nasib tanpa berusaha atau berikhtiar. Manusia harus tetap berkewajiban untuk berikhtiar, baik secara lahiriah maupun batiniah karena kita tidak mengetahui bentuk takdir dari diri kita. Allah Swt berfirman.

اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib (keadaan) suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada dirinya sendiri." (Q.S Ar-Ra'du 13/11)

Usaha secara lahir adalah bekerja dengan tekun dan belajar ang giat. Adapun usaha secara batiniah adalah dengan memohon kepada Allah atau berdoa kepada Allah terhadap apa yang diharapkan. Namun perlu diingat bahwa dalam memohon kepada Allah haruslah dengan sikap tawaduk atau merendahkan diri, bukan menyombongkan dirinya. Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya selagi hamba itu mau merendahkan dirinya. Setelah kita berihtiar atau berusaha dengan sekuat tenaga, baik secara lahir dan batin maka hasilnya kita serahkan kepada Allah Swt. Sikap yang demikian inilah yang disebut dengan tawakal. Allah Swt. berfirman:

Beriman Kepada Qada dan Qadar


وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Artinya: "Dan kepada Allah berserah diri orang-orang yang beriman" (Q.S. Ibrahim/14:11)

Kita tidak boleh menjadikan takdir itu sebagai alasan untuk malas berusaha dan berbuat kebaikan. Setelah kita berusaha tetapi usaha itu gagal, kita tidak boleh berputus asa. Mungkin saja ada kekurangan pada usaha kita sehingga yang kita inginkan tidak tercapai. Sebaiknya kita berusaha lebih keras lagi dan berdoa lebih khusyuk lagi. Allah Swt. selalu mendengar doa hamba-hamba-Nya. 

Itulah tadi sedikit informasi yang bisa saya jelaskan tentang Beriman Kepada Qada dan Qadar semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.
Author: Uswatun Nakiyah Title: Beriman Kepada Qada dan Qadar Rating: 4.5
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
100% Gratis | No Spam | Email Terlindungi | Pemberitahuan Langsung dari Google
virtuarchive
Tags :

Populer Lainnya : Beriman Kepada Qada dan Qadar

0 comments:

Post a Comment