Tips Info Review Online

Strategi Politik Melalui Perjanjian Hudaibiyah, Lengkap

Perjanjian Hudaibiyah adalah parjanjian antara kaum muslimin di Madinah, yang dipimpin oleh Nabi Muhammad Saw. , dan kaum musyrikin Mekah. Ini terjadi pada tahun ke-6 setelah beliau hijrah dari Mekah ke Madinah. Perjanjian ini terjadi di Lembah Hudaibiyah, berada di pinggir kota Mekah. Pada saat itu rombongan kaum muslimin yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad Saw. hendak melakukan ibadah haji. Namun, mereka dihalang-halangi masuk ke Mekah oleh suku Quraisy, penduduk Mekah.

Strategi Politik melalui Perjanjian Hudaibiyah

Maka setelah terjadi negosiasi beberapa waktu, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian damai. Sebelum terjadinya Perjanjian Hudaibiyah ini, kaum musyrikin Mekah bersama-sama dengan kaum Yahudi Khaibar, dan suku-suku lain di sekitar Arab yang masih musyrik menyerang Madinah (dalam perang khandaq). Usaha penyerangan tersebut gagal total karena mereka terhalang oleh benteng yang dibuat oleh kaum muslimin berupa parit dan berkat pertolongan dari Allah Swt. berupa badai yang sangat dingin yang menerpa pasukan musyrikin tersebut. Perang ini dipandang sebagai akhir dari usaha kaum musyrikin Mekah untuk memerangi kaum muslimin Madinah.

Adapun isi dari Perjanjian Hudaibiyah tersebut menurut riwayat intinya dalah sebagai berikut.
  • Gencatan senjata antara Mekah dan Madinah selama 10 tahun.
  • Bagi penduduk Mekah yang menyeberang ke Madinah tanpa izin wakilnya harus dikembalikan ke Mekah.
  • Bagi penduduk Madinah yang menyeberang ke Mekah tidak boleh kembali ke Madinah.
  • Bagi penduduk selain Mekah dan Madinah, dibebaskan memilih untuk berpihak ke Mekah atau Madinah.
  • Pada saat itu nabi Muhammad Saw. dan pengikutnya harus meninggalkan Mekah.
  • Nabi Muhammad Saw. dan pengikutnya dipersilahkan kembali lagi ke Mekah setahun setelah perjanjian itu, dan akan dipersilahkan tinggal selama 3 hari dengan syarat hanya membawa pedang dalam sarungnya.
Tak heran bila perjanjian ini sangat mengecewakan sebagian kaum muslimin. Bahkan Umar bin Khatab sempat memperotes isi pernajian ini. Ketika Nabi Muhammad Saw. memerintahkan umatnya untuk menyembelih hewan kurban yang telah mereka siapkan sebagai tanda akhirnya ibadah haji, tidak ada satupun yang bersegera mematuhinya, mungkin karena bingung atau protes kepada Rasulullah Saw.

Namun lambat laun akhirnya terbukti, ternyata Nabi Muhammad Saw. mempunyai visi politik yang sangat hebat, yang orang lain tidak mampu menangkapnya. Demi kerahasiaan strategi, beliau tidak mengungkapkan rahasia dibalik perjanjian itu. setelah kemengan Islam terjadi, kita bisa mengambil perjanjian bahwa paling tidak ada dua hal penting yang dihasilkan Perjanjian Hudaibiyah tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
  • Perjanjian ini ditandatangani oleh Suhail bin Amr, sebagai wakil kaum Quraisy. Suku Quraisy adalah suku paling terhormat di golongan Arab sehingga siapapun akan menghormati apa yang mereka tentukan. Dengan penandatanganan perjanjian ini, maka Madinah diakui sebagai suatu daerah yang mempunyai otoritas sendiri. Jika suku Quraisy telah mengakui, suku-suku lain pun mengakuinya.
  • Dengan perjanjian ini, maka pihak Quraisy (Mekah) memberi kekuasaan pada Madinah untuk menghukum mereka jika menyalahi perjanjian tersebut.
Strategi Politik Melalui Perjanjian Hudaibiyah, Lengkap


Ternyata sangat hebat konsekuensi dari perjanjian ini. Kaum muslim Madinah yang tadinya dianggap bukan apa-apa, sejak perjanjian itu berada dalam posisi bisa menghukum suku yang paling terhormat di Arab. Perlu diketahui bahwa Islam melarang memerangi suatu kaum atau seseorang tanpa orang atau kaum tersebut melakukan kesalahan. Ini bisa dilihat dalam Al-Quran surah Al-Hajj ayat 39-40.

Selain itu, adanya jaminan bahwa kaum Quraisy tidak akan memusuhi kaum muslimin, kaum muslimin pun bisa dengan leluasa menghukum kaum Yahudi Khaibar yang telah mendalangi penyerangan terhadap kaum muslimin Madinah dalam perang Ahzab/Khandaq. Ini yang beliau lakukan sehingga kaum Yahudi pun di kemudian hari tidak berani lagi menganggu Madinah. Dalam hal ini peran Perjanjian Hudaibiyah sangatlah luar biasa bagi kaum muslim.
Author: Uswatun Nakiyah Title: Strategi Politik Melalui Perjanjian Hudaibiyah, Lengkap Rating: 4.5
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
100% Gratis | No Spam | Email Terlindungi | Pemberitahuan Langsung dari Google
belajar-biologi
Tags :

Populer Lainnya : Strategi Politik Melalui Perjanjian Hudaibiyah, Lengkap

0 comments:

Post a Comment